{"componentChunkName":"component---src-templates-verse-by-verse-template-tsx","path":"/28/22","result":{"pageContext":{"data":"{\"languageCode\":\"id\",\"chapterNumber\":28,\"verseNumber\":22,\"verses\":[{\"translationCode\":\"id-indonesian\",\"translator\":\"Indonesian Ministry of Religious Affairs\",\"translationName\":\"Bahasa Indonesia\",\"text\":\"Dan tatkala ia menghadap kejurusan negeri Mad-yan ia berdoa (lagi): \\\"Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar\\\".\"},{\"translationCode\":\"id-jalalayn\",\"translator\":\"Jalal ad-Din al-Mahalli and Jalal ad-Din as-Suyuti\",\"translationName\":\"Tafsir Jalalayn\",\"text\":\"(Dan tatkala ia menghadap) yakni menuju (ke jurusan negeri Madyan) ke arahnya. Madyan adalah nama kota tempat nabi Syuaib, yang jauhnya kira-kira delapan hari perjalanan dari kota Mesir. Kota tersebut dinamai dengan nama pendirinya yaitu Madyan ibnu Ibrahim, sedangkan Nabi Musa belum mengetahui jalan menuju ke arahnya (ia berdoa lagi, \\\"Mudah-mudahan Rabbku memimpinku ke jalan yang benar\\\") maksudnya, jalan yang menuju ke arah negeri Madyan yang tidak terlalu jauh dan juga tidak terlalu dekat, yakni pertengahan. Allah mengutus malaikat yang membawa tongkat, lalu malaikat itu memimpin Nabi Musa menuju ke negeri Madyan.\"},{\"translationCode\":\"id-muntakhab\",\"translator\":\"Muhammad Quraish Shihab et al.\",\"translationName\":\"Quraish Shihab\",\"text\":\"Ketika Mûsâ mengarahkan kakinya menuju Madyan, kampung halaman Nabi Syu'ayb--sebuah negeri yang aman dan damai--Mûsâ memohon kepada Allah agar menunjukkan kepadanya jalan kebaikan dan keselamatan.\"}],\"textArabic\":\"وَلَمَّا تَوَجَّهَ تِلْقَاءَ مَدْيَنَ قَالَ عَسَىٰ رَبِّي أَنْ يَهْدِيَنِي سَوَاءَ السَّبِيلِ\"}"}},"staticQueryHashes":[]}